Mengapa pendidikan seni penting dalam kurikulum sekolah saat ini

pendidikan seni itu penting

Ketika anak-anak Anda memasuki usia sekolah baik TK, SD, SMP bahkan SMA maka anak-anak akan mempelajari banyak hal termasuk mempelajari dunia seni. Terkadang bagi orang tua siswa yang terbiasa bergulat dengan dunia sains akan mempertanyakan ini, atau orang tua yang belum tahu detail pastinya juga akan mengalami kebingungan terkait pendidikan seni. Nah, untuk lebih detail memperdalamnya maka Anda bisa baca selanjutnya pemaparan dibawah ini.

Pendidikan Seni di Kurikulum Sekolah

Pendidikan seni dalam pelajaran sekolah bisa dibilang sangat penting karena akan menyangkut beberapa hal seperti:

  1. Kreativitas anak dan imajinasinya akan berkembang. Aktif kegiatan seni di sekolah akan mengasah imajinasi dan kreativitasnya. Anak tidak sekedar berpikir secara logis melainkan mampu berpikir out of the box.
  2. Anak dapat leluasa untuk berekspresi. Pendidikan seni pada anak akan mengasah ekspresi mereka secara bebas tapi tetap bertanggung jawab.
  3. Kemampuan kognitif juga akan meningkat. Hal ini bisa dipastikan karena skill otak kanan dan otak kiri sama-sama diberikan stimulus sehingga kinerja otak mereka makin maksimal.
  4. Motorik halus maupun kasar akan terasah dengan aktif melakukan kegiatan yang berhubungan dengan dunia seni
  5. Makin mencintai budaya dan tanah airnya. Ketika anak mulai masuk ke dunia seni maka akan tumbuh rasa cintanya pada budaya dan kecintaan pada tanah airnya. Dia akan merasa bangga karena memiliki budaya yang kaya dan beragam.
  6. Makin percaya diri apalagi jika karya seninya diberikan apresiasi baik oleh guru, orangtua maupun yang lainnya. Sebuah apresiasi atas perjuangan akan menanamkan experience yang berbeda dibenak anak Anda
  7. Ketika anak Anda aktif dalam dunia seni di sekolah biasanya kegiatan ini akan merilis strees akibat padatnya kegiatan belajar di sekolah. Anak dapat mengekspresikan emosinya melalui dunia seni. dan sudah umum diketahui bahwa ekspresi anak akan tercermin dikarya mereka baik dari segi bentuk maupun goresan serta warna.
  8. Melatih kerjasama dan tentunya kesabaran. Kerjasama dengan teman sekolah, guru dan pihak lain. Dan saat proses seni sendiri, setiap anak akan terlatih untuk lebih sabar ketika menggali sebuah ide atau saat eksekusi.
  9. Anak juga belajar untuk menerima respon atas karya mereka dari pihak lain baik respon positif maupun yang kurang. Hal ini mampu mengenalkan ke anak akan aturan-aturan yang berlaku di masyarakat yang terdiri dari berbagai sudut pandang serta cara penyampaian.

Contoh kegiatan pendidikan seni di sekolah:

  1. Menggambar dan melukis, mengasah skill motorik halus tangan anak dan kreatifitas
  2. Teater, mengasah skill improvisasi, percaya diri, olah vokal, olah badan dan bermain peran serta mendalami sebuah karakter
  3. Tari, melatih percaya diri anak dan mengikuti irama serta aturan ketika membawakan sebuah tarian
  4. Musik
  5. Fotografi dan videografi
  6. Seni digital
  7. Seni rupa dll

Aneka kegiatan yang disediakan oleh sekolah akan memudahkan siswa untuk memilih sesuai minat dan bakat mereka.

Dengan mengasah dan melibatkan anak pada kegiatan seni di sekolah berarti Anda sudah memberikan kesempatan kepada Anak untuk lebih mengasah kemampuannya dan mengenal dirinya sendiri. Bakat anak mungkin akan terlihat dan makin diasah ketika aktif pada kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pendidikan seni.

Dan tentunya kemampuan logikal dan seni haruslah seimbang agar anak ketika kelak dewasa mampu menimbang dan memiliki empati ketika mengalami masalah atau tantangan di masa depan. Anak akan memahami berbagai hal dengan terlibatnya pada kegiatan-kegiatan sekolah.

(Visited 21 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *