Kisah Ibu Digital – Memiliki bisnis sendiri yang sukses merupakan impian bagi setiap orang, tak terkecuali dengan mimpi Dian Deliana, perempuan berusia 35 tahun yang memiliki satu anak perempuan ini. Memiliki sebuah bisnis sukses sambil sesekali menikmati hidup dengan traveling adalah mimpi dari Dian Deliana.

Dian memang tidak mau menekuni sesuatu secara setengah-setengah. Ketika ia akan mendirikan biro perjalanan miliknya sendiri tahun lalu, sebelumnya tiga tahun sebelumnya ia bergabung dengan satu-satunya BUMD Pariwisata yang bergerak dalam bidang yang sama sebagai tenaga freelance untuk mempelajari dunia tour travel. Walaupun latar belakang pekerjaan yang di tekuninya selama hampir 11 tahun yaitu di bidang perhotelan sedikit banyak berperan penting dalam bisnis yang sekarang di jalani nya, Dian paham bahwa dunia tour travel jauh lebih luas dan kompleks. Oleh karena itu dengan tekun selama tiga tahun perempuan yang menyelesaikan pendidikan S2 di bidang pariwisata pada tahun 2015 ini belajar mengenai seluk beluk dunia tour travel di BUMD tersebut walau juga dengan susah payah dengan tetap bekerja sebagai hotelier yang telah lama di gelutinya.

Pengalaman sebagai tenaga freelance ini memberikan Dian inspirasi dan wawasan yang lebih luas tentang dunia tour travel yang menarik. la pun semakin yakin dengan mimpi bisnisnya di masa yang akan datang. Akhirnya pada Desember yang lalu Dian kemudian memutuskan untuk keluar dari pekerjaan nya sebagai Marketing Manager di salah satu hotel bintang tiga di Purwokerto. “Dengan menggunakan brand Diary Tour & Travel, saya langsung mantap untuk membuat bisnis sendiri dan melakukan proses marketing dan menguatkan branding perusahaan sendiri” ujarnya mantap.

Perempuan yang tak segan untuk terjun langsung ikut tour ini cukup cerdik melihat pangsa pasar yang potensial dari customer-customer kenalannya selama di perhotelan sehingga akhirnya ketika mulai berbisnis sendiri tak jarang pelanggan-pelanggannya adalah kolega nya selama masih bekerja di hotel. Dengan segenap kemampuan yang di miliki, ia mengumpulkan berbagai ide kreatif untuk membesarkan dan memasarkan produk travel agent nya. Wanita kelahiran Kediri 35 tahun silam ini optimis dapat meraih hati pasar. Terbukti client Diary Tour yang baru beroperasional selama 6 bulan ini bukan hanya dari Purwokerto saja tapi sudah sampai ke Bojonegoro, Jakarta, Bogor dan Ciamis.

agen travel di purwokerto

Diary Tour & Travel bersama Customer dari Telkom Purbalingga

Diary Tour, Sebagai travel agent yang usianya masih seumur jagung, Dian sadar harus belajar banyak dari para pebisnis travel agent senior dan dari pengalaman sendiri di lapangan. Tak heran jika sekarang Dian sering bepergian sendirian atau bersama keluarganya sekaligus family time untuk khusus berlibur ke destinasi-destinasi wisata baru. “Seorang pebisnis travel agent wajib melakukan perjalanan wisata agar tahu potensi wisata apa saja yang bisa ditawarkan kepada customernya” demikian di sampaikan ibu dari Kennisha Putri Ardiansyah yang berumur 7 tahun ini yang merasa sekarang jam kerja nya lebih fleksibel dan lebih bisa mencurahkan perhatian nya untuk putri kecilnya setelah berbisnis sendiri. Untuk portofolio dan paket wisata dapat dilihat di akun instagram Diary Tour and Travel.

(Visited 19 times, 1 visits today)